Cherreads

Chapter 21 - Bab 21: Reuni di Garis Depan

Kapal The Anomaly meluncur menembus awan gas beracun di Sektor 13. Ija, Vera, dan Aiko baru saja kembali dari Planet Hantu dengan kondisi yang cukup menantang. Begitu mereka masuk ke ruang utama kapal, suara dentuman pedang menyambut mereka.

Lyra dan Scarlett sedang berlatih tarung di ruang tengah, sementara Aria duduk di dekat konsol medis, memantau data kesehatan seluruh kru.

"Kalian terlambat!" seru Lyra, menyarungkan pedang bintangnya dengan gerakan tajam. Matanya yang biru menatap Ija dengan campuran lega dan kesal. "Aku sudah bosan menjaga kapal ini sendirian sementara kau pergi bermain-main di planet terkutuk itu!"

Scarlett menyeka keringat di dahinya, senyum tipis tersungging di bibirnya saat melihat Aiko yang bersembunyi di balik jubah Ija. "Oh, jadi ini 'hama' baru yang kau pungut di jalan, Ija? Dia terlihat sangat kecil untuk seorang petarung."

"Namaku Aiko," sahut Aiko dengan nada datar namun menantang. "Dan aku tidak butuh otot untuk menghancurkan sistem kapalmu, Nona Bayangan."

Aria berdiri, berjalan mendekati Ija dengan tatapan lembut namun menuntut. Dia meletakkan tangannya di dada Ija, merasakan detak jantungnya. "Kau terluka, Ija. Energi glitch-mu tidak stabil setelah melawan Drax."

Lyra melangkah maju, berdiri di samping Vera. Dia menatap sang Jenderal baru dengan tatapan menguji. "Jadi, kau yang membawa jenderal dari masa lalu ini ke kapal kami?"

Vera membalas tatapan Lyra dengan ketenangan yang sama. "Aku tidak dibawa, aku memilih untuk ikut. Dan jika kau tidak suka, kita bisa menyelesaikannya di dek latihan."

"Cukup," potong Ija tegas namun dengan nada yang membuat semuanya berhenti berselisih. "Lyra, Scarlett, Aria—kalian adalah jantung dari tim ini. Tanpa kalian, kapal ini hanyalah tumpukan besi. Vera dan Aiko adalah tambahan yang kita perlukan untuk menghadapi musuh yang bisa memanipulasi probabilitas."

Scarlett mendekati Ija, berbisik tepat di telinganya, "Pastikan saja, Ija, jangan sampai kau melupakan kami hanya karena kau punya mainan baru."

Ija tertawa kecil, melirik ketiga wanita yang telah berjuang bersamanya dari awal. "Kalian tidak akan pernah tergantikan. Sekarang, Aiko punya koordinat tentang seseorang yang bisa membantu kita memperkuat pertahanan kapal. Dia berada di Sektor 14, sebuah kota terapung di dalam nebula."

Aria mengangguk, dia sudah menyiapkan peralatan medis dan buff energi untuk persiapan misi berikutnya. "Aku akan menyiapkan semua kebutuhan logistik kita. Tapi ingat, Ija, jika kau nekat lagi, aku tidak akan segan-segan mengurungmu di ruang medis."

More Chapters