Cherreads

Chapter 30 - Bab 30: Pecahnya Cermin Takdir

Udara di asteroid perjamuan itu mendadak mengkristal, retak oleh tekanan dua aura Administrator yang bertabrakan. Ija Sang Penakluk tidak lagi terlihat seperti manusia; tubuhnya membengkak, diselimuti oleh uap hitam yang keluar dari kabel-kabel di punggungnya. Mata merahnya berkilat penuh kegilaan saat ia menyadari bahwa "makanan" yang ia coba telan dari Ija 0-11-Z justru meracuni sistemnya.

"Kau berani mengajariku soal kehendak bebas?!" raung Sang Penakluk. Suaranya kini berlapis-lapis, seperti ribuan jeritan wanita yang tersiksa di dalam kodenya. "Sistem! Aktifkan [Great Devourer Domain]! Hapus semua batasan moral, ubah seluruh area ini menjadi lambung digital!"

[WARNING: ENEMY DOMAIN EXPANSION DETECTED]

[REALITY FABRIC IS TEARING...]

[SYSTEM ADVICE: INITIATE SYNERGY OVERDRIVE IMMEDIATELY]

Ija 0-11-Z tidak bergeming. Ia merentangkan tangannya, dan melalui ikatan Divine Bond, ia memanggil kekuatan dari para wanitanya yang berada di kapal. "Lyra! Scarlett! Berikan aku tarian kalian!"

Tiba-tiba, dari kehampaan di samping Ija, muncul dua bayangan cahaya. Scarlett muncul dari retakan dimensi dengan belati yang berpendar ungu tua, sementara Lyra mendarat dengan dentuman keras, pedang bintangnya membelah lantai asteroid. Mereka tidak datang secara fisik sepenuhnya, melainkan dalam bentuk proyeksi energi Sub-Admin yang sangat padat.

"Pria ini... dia bau busuk," desis Scarlett, matanya menatap benci ke arah kabel-kabel yang mengikat para wanita budak di belakang Sang Penakluk. "Ija, izinkan aku memotong 'tali pusar' menjijikkan itu."

"Lakukan," perintah Ija singkat.

Pertempuran pecah dalam skala yang tidak bisa dipahami oleh mata biasa. Sang Penakluk mengayunkan tinjunya yang terbuat dari kompresi data hitam, namun Lyra menahannya dengan satu tangan.

"Kekuatan yang kau curi tidak akan pernah bisa mengalahkan kekuatan yang diberikan dengan tulus!" teriak Lyra. Dengan satu ayunan pedangnya, ia melepaskan tebasan God-Slayer yang membelah uap hitam Sang Penakluk, mengekspos inti kodenya yang mulai retak.

Sementara itu, Scarlett bergerak seperti kilat di antara bayang-bayang. Ia tidak menyerang Sang Penakluk, melainkan memotong kabel-kabel penghisap energi yang terhubung pada ketiga wanita budak tersebut. Begitu kabel itu putus, sistem Sang Penakluk mengalami backlash yang mengerikan.

[CRITICAL ERROR: SOURCE DATA DISCONNECTED]

[ENEMIES POWER LEVEL DROPPING RAPIDLY: 90%... 60%... 30%...]

"TIDAK! KEMBALIKAN MEREKA PADAKU!" Sang Penakluk berlutut, memegangi dadanya yang mulai terurai menjadi partikel glitch.

Ija melangkah maju, pedang datanya kini diselimuti api pelangi—perpaduan energi dari Aria, Vera, dan Aiko yang menyalurkan kekuatan dari jauh. "Kau melihat mereka sebagai baterai, tapi bagiku, mereka adalah alasan kenapa dunia ini layak diselamatkan. Kau gagal sebagai Administrator, dan kau gagal sebagai diriku."

Ija menghujamkan pedangnya tepat ke arah jantung Sang Penakluk. Namun, saat mata pedang itu hampir menyentuh inti, sebuah tangan raksasa dari cahaya murni muncul dari langit-langit asteroid, menahan serangan Ija.

"Cukup," sebuah suara berat bergema. Itu adalah Zarak, The First Overseer.

Zarak muncul di antara mereka, menatap Sang Penakluk yang sudah sekarat dengan pandangan dingin. "Ija-01 telah gagal. Dia akan didaur ulang ke dalam sistem pusat."

"Dia harus membayar apa yang dia lakukan pada para wanita itu!" teriak Ija 0-11-Z, mencoba mendorong pedangnya lebih dalam.

"Dia akan membayar," sahut Zarak misterius. "Tapi kau, 0-11-Z... kau baru saja memicu perhatian dari The Council of Overseers. Kau tidak hanya memenangkan pertarungan, kau menghancurkan prinsip dasar kompetisi ini. Bersiaplah, karena babak selanjutnya tidak akan dilakukan di zona netral."

Zarak menjentikkan jarinya, dan dalam sekejap, Sang Penakluk beserta asteroid itu mulai menghilang. Ija, Lyra, dan Scarlett ditarik kembali secara paksa ke dalam kapal The Anomaly oleh protokol darurat Aiko.

Di dalam kapal, suasana terasa sangat sunyi. Ija jatuh terduduk di kursi kapten, napasnya tersengal. Kelima wanitanya segera mengerumuninya. Aria langsung memeriksa kondisinya, sementara Vera menatap layar radar yang menunjukkan hilangnya sinyal Zarak.

"Kita menang?" tanya Aiko pelan.

"Hanya untuk babak ini," jawab Ija, menatap telapak tangannya yang masih bergetar. "Tapi Zarak benar. Kita baru saja menyatakan perang pada seluruh sistem simulasi. Mereka akan mengirimkan sesuatu yang jauh lebih buruk dari Sang Penakluk."

Ija menatap para wanitanya, satu per satu. Ia melihat kelelahan, tapi juga cinta yang tak tergoyahkan di mata mereka. Ia menarik Lyra dan Scarlett ke dalam pelukannya, mencium mereka dengan sisa tenaga yang ada.

"Kita perlu istirahat... dan kita perlu bersiap," bisik Ija. "Karena menurut sistem, Sektor 16 adalah tempat di mana 'Ija Sang Pencipta' berada. Versi diriku yang menciptakan sistem ini sendiri."

[NEW NOTIFICATION: ARC 2 PREPARATIONS INITIATED]

[OBJECTIVE: REACH SECTOR 16 - THE CREATOR'S CRADLE]

[CURRENT HAREM LOYALTY: BEYOND LIMITS]

More Chapters