Akan tetapi, zhu xilin merasakan ketidakpercayaan di dalam hati nya, dia masih memikirkan tentang kondisi keberadaan xiao chen di sana. apakah dia masih hidup atau tidak?, dia belum memastikan untuk ke sana. dia menjadi pendiam hanya setelah gunung itu mengeluarkan suara letusan hebat.
jelas, ledakan hebat itu membawa dampak masalah bagi nya. meskipun begitu, para murid nya tampak sedikit terancam, selain para iblis itu sudah pergi di tempat. mayat busuk ini masih tetap mendekat, ketika setelah terjadi nya guncangan hebat.
namun, pada saat terjadi, kalajengking raksasa menderita luka serius, delapan kaki nya hampir tidak bisa di gerakan oleh nya. kecuali, hanya seujung ekornya bisa di kendalikan dan dia masih bisa berbicara walaupun hanya beberapa kata saja dengan marah.
" aku..akan... membunuhmu! "
wajah chen xiao menjadi gelap dan dingin, ekspresi nya sedikit berubah saat kalajengking raksasa mengatakan beberapa sepatah kata. ekor besar milik makhluk besar itu mengincar chen xiao tepat di belakang nya. seujung sengatan racun seperti jarum tebal bergegas dengan kecepatan penuh.
xin..mo!!
Chen xiao berteriak dengan suara agung, menoleh di belakang nya, mata nya membelalak dan menyala dengan dingin. sekilas pedang itu muncul meninggalkan jejak sambaran petir, menebas seujung ekor itu.
darah hitam memercik, mengalir deras di udara dan melonjak keluar, ketika kalajengking raksasa berteriak keras dengan tangisan menyedihkan. Delapan kaki nya hendak berdiri dengan goyah saat seujung ekornya di tebas dengan kilatan pedang itu.
Ah!
" jangan harap kamu terlahir menjadi iblis lagi! "
Chen xiao mengacungkan pedang nya ke atas langit, kedua tangan nya mengeratkan pedang xin mo, seujung pedang itu berada di permukaan bumi, menargetkan ke tubuh kalajengking itu.
" teknik penghancur jiwa! "
pedang xin mo bersinar dengan sejenis energi sihir, tubuh chen xiao mengeluarkan energi hitam dan mengalir ke arah pedang nya.
Chen xiao langsung menusuk tubuh kalajengking itu lebih beberapa ratus kaki dari dalam, saat dia berada di punggung makhluk besar itu, seolah olah tubuh nya seperti menginjak gunung yang gundul.
kalajengking itu meraung kembali dengan tangisan menyedihkan, darah nya melonjak keluar dengan ribuan percikan. pakaian chen xiao menjadi kotor, memandikan darah hitam. wajah nya menciprat noda darah.
Tubuh makhluk besar itu berangsur angsur meretas, energi jiwa nya segera menyusut dan mengolah ke arah pedang nya. namun, kalajengking raksasa hendak berteriak tetapi dia sudah hampir kehilangan suaranya, teriakan itu mulai dalam.
saat itu terjadi, tubuh kalajengking itu perlahan lahan menjadi debu hitam beterbangan dengan angin dingin melintas. lalu, chen xiao menarik pedang xin mo nya. kemudian, sebelum dia hendak pergi, dia menemukan sesuatu di balik celahan reruntuhan di bebatuan. celahan nya sedikit bersinar dengan meredup redup.
Chen xiao mendekati cahaya aneh itu dibalik bebatuan. dia langsung menggali nya dengan kedua tangan tampak kasar. selama beberapa menit, sebuah stone merah dengan totem berbentuk sosok dewa iblis aneh memiliki dua belas lengan, tampak sedikit usang dengan debu. stone itu mengkilau dan kilau, seolah olah seperti permata yang memiliki cahaya siluet, apakah artefak ini milik zaman kuno?.
saat itu, chen xiao mengusap stone itu dari bekas debu yang telah dia gali, dia sedikit mengerutkan kening dan merenung sejenak.
" benda apa ini?, aku tidak pernah melihat ini sebelum nya?,.. apa mungkin.."
Chen xiao sedikit bergumam saat melihat benda kuno itu, seolah olah ada keunikan menarik perhatian nya. beberapa saat kemudian, chen xiao berhenti berfikir saat dia melihat bebatuan tertinggal di langit, hendak jatuh mengenai nya.
Chen xiao bergegas keluar dari lembah itu. dia terbang ke udara menghindari beberapa semacam batu yang jatuh dari langit. tubuh nya meninggalkan jejak sihir yang intens. lembah pegunungan semakin hancur dan pecah, setelah mengalami pertarungan sengit di bawah pedalaman wilayah jurang.
lalu, pada saat terjadi, pedalaman wilayah jurang perlahan lahan menutupi ruang nya, hingga telah terkubur dengan tertimbun bebatuan sepenuhnya. segera ini, lapisan luar dalam lembah pegunungan berangsur angsur mengalami retakan berat, menyebar sekitaran permukaan tanah sejarak jauh nya lima per mil.
namun, saat terjadi, tempat itu telah menjadi tumpukan reruntuhan pegunungan yang tersisa dengan ruang sedikit kokoh.
untungnya, lembah pegunungan ini tidak memiliki luncuran lahar magma api yang hebat di pedalaman jurang, dan hanya saja menyemburkan abu vulkanik di bagian kawah pegunungan. jika akibat itu terjadi, kemungkinan saja wilayah hutan kematian sampai menuju perbatasan kota, akan tiada di tempat nya.
terlepas dari apakah pertarungan sengit ini dapat membuat kerugian besar bagi para makhluk yang tinggal di wilayah hutan kematian?.
kemudian, setelah terjadi, zhu xilin melepaskan kekuatan sihir yang intens di tubuhnya. Sekilas mata nya dingin dan menyala, dia berdiri dengan kokoh saat dia menyadari jika salah satu murid nya dalam bahaya, saat ekspresi diam nya berubah serius.
" ah..tolong!." murid bertubuh kecil berteriak dengan ketakutan dan panik, seluruh tubuh dengan pedang nya tampak nya gemetar saat ketika dia mundur selangkah demi selangkah, mengajungkan senjata ke arah makhluk itu di hadapan nya.
Dan, yang lain hampir berpisah dari kelompok nya. namun, saat situasi ketegangan ini, zimo mengeluarkan artefak kuno dari telapak tangan nya, benda itu membumbung ke udara dan tergantung di langit dengan bersinar meredup redup. benda itu mengeluarkan suara ' Ding ' dengan keras, riak gelombang menyebar ke segala arah sejarak empat per mil, dan memecahkan energi cahaya saat mengeluarkan suara itu.
bahkan lapisan nya mengeluarkan simbol simbol kuno ketika di iringi suara keras nya menggema di langit. ini adalah lonceng perak yang memiliki momentum secara intens!.
di saat yang sama, ketika suara itu menggema dengan kasar, tubuh mayat busuk itu terhuyung huyung dengan goyah saat mendekati para murid itu. lonceng itu membengkak dan menyusut, itu tampak naik dan turun.
