Cherreads

Chapter 2 - bab.2.bertemu karakter anime.

Bab 2 . Bertemu karakter anime

Ren tertidur dibawah pohon dan saat dia bangun , hari sudah sore dan sebentar lagi malam.

"Ugh,, apakah aku ketiduran?. Sungguh hidup yang bermakna " gumam ren sambil menguap.

Lalu dia berjalan kearah desa , dan melihat satu rumah besar bertingkat 2. Itu rumah ren yang di bangun dari jutsu elemen kayu .

Saat mendapatkan rinnegan , dia juga mendapatkan pengetahuan semua elemen karena berkaitan dengan kemampuan rinnegannya termasuk elemen yin dan Yang. Dengan memadukan elemen air dan elemen tanah dan sedikit elemen yang, dia menciptakan jutsu elemen kayu .

"Ah itu ren sudah pulang , waktu yang tepat " kata wanita parubaya di depan rumahnya.

Ren melihat ada puluhan orang di depan rumahnya dan ditangan mereka memegang bungkusan daging yang kira-kira sudah dimasak.

" apa yang kalian inginkan ". Kata ren dengan wajah datar .

Seketika beberapa anak kecil di samping orang tua mereka takut dan bersembunyi di belakang kaki orang tua mereka.

" hahaha,, ren seperti biasanya sangat dingin . Kami membawakanmu beberapa makanan dan daging yang sudah dimasak untukmu ". Kata seorang lelaki tua .

" ayo ren cepatlah masuk dan makan, kami berterima kasih padamu karena setiap beberap hari kau akan membagian daging. " kata seorang wanita sambil tersenyum.

"Ya benar, stok daging di gudang desa sudah banyak . Dan kita bisa melewati musim dingin nanti dengan aman ". Seorang pemuda bersemangat menambahkan.

Ren melihat para warga desa yang tersenyum padanya. Dia tetap tanpa ekspresi dan berjalan melewati mereka lalu membuka pintu rumahnya.

" ayo masuk dan letakkan makanannya di meja makan dan makan bersama " kata ren pada mereka setelah dia membuka pintu.

Para warga desa memasuki rumahnya , dan seperti biasa takjub dengan luasnya rumah ren . Ada yang langsung ke ruang makan dan menyiapkan makanan, ada pula yang duduk di kursi sambil mengobrol santai dengan yang lain, lalu anak-anak yang bermain di sekitar ruang tamu.

Ren sudah biasa dengan perilaku mereka dan tidak peduli , selama mereka tidak naik ke lantai 2 tempat pribadi ren untuk bersantai dan tidur.

Ren sebenarnya merasa sifat dinginnya terkait dengan rinnegan yang mempengaruhi mentalnya, bukan karena benci atau berpura-pura. Ditambah Dia juga memang orang introvert di bumi sebelumnya dan selalu menghindari banyak orang , dan jarang berkomunikasi.

Sifat ini bergabung dengan tingginya elemen yin pada otaknya dikarenakan rinnegan .

Saat itu kata penduduk desa ren adalah anak yang ceria dan sebagai yatim piatu penduduk desa merawatnya bergantian memberinya makanan.

Lalu mereka terkejut saat ren berumur 5 tahun menjadi orang yang pendiam .

bulan-bulan berikutnya mereka melihat ren yang berlatih sendirian di hutan dan setiap pagi berlari keliling desa untuk melatih fisik.

Disaat ada waktu dia akan membantu penduduk desa , bertani mengangkut kayu bakar dan lain-lain

Dan tahun kemaren sifatnya menjadi semakin pendiam dang dingin pada mereka, dia juga menggunakan jutsu yang hanya bisa digunakan para ninja saat dia berlatih.

para penduduk terkejut. Tetapi mereka langsung diam setelah beberapa hari karena ren membawakan daging hewan setiap hari .

Dan rumah besar yang ditempati ren pun muncul hanya dalam satu malam membuat mereka terkejut lagi , tetapi mereka sudah tidak peduli lagi dengan keanehan ren . 

Meski sikapnya dingin , ren tetap berhati hangat dan suka membantu mereka, serta melindungi mereka dari berbagai ancaman.

Ren selesai mandi , dan berganti pakaian lalu turun ke bawah dan langsung ke meja makan .

" ren cepat kesini, masakannya sudah dihangatkan kembali dan semuanya enak " kata seorang bibi memanggil ren.

Lalu ren duduk di kursi dan mulai makan, beberapa bibi, dan anak-anak mereka pun ikut makan di meja makan yang luas itu.

Karena makanan yang disiapkan para bibi banyak, jadi mereka juga membantu ren memakannya supaya tidak terbuang.

Ren makan dengan diam, tidak peduli dengan riuh dan gelak tawa para warga desa di dalam rumahnya.

Pagi harinya ren terbangun dan melihat tumpukan uang dipinggir tempat tidurnya , itu uang yang dibawa para klon dari pasar gelap setelah menyerahkan ninja buruan mereka di sana.

Ren sudah mendapatkan informasi dalam pikirannya setelah para klon menghilang menjadi asap pada malam hari. Dan dia tidak peduli dan tetap tidur saat itu.

Ren mengambil tumpukan uang dan menyimpannya didalam lemari , dan mengambil beberapa uang untuk dibawa.

Dia membersihkan diri di kamar mandi memyikat gigi dan sebagainya.

Lalu berganti pakaian dam turun ke bawah, setelah sarapan dia keluar rumah , hari masih sedikit gelap karena matahari belum muncul dan tidak ada lampu penerangan di jalan desa,ren berjalan ke arah rumah kepala desa.

Tok tok ,,

Istri kepala desa yang sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk suaminya mendengar ketukam di pintu.

" siapa ?? " kata istri kepala desa

" bibi miko ini aku , ada keperluan dengan paman hideki " suara ren terdengar dari balik pintu.

Setelah ren berbicara, terdengar suara pintu terbuka , dan bibi miko tersenyum ceria menatap ren di depan pintu.

" oh ini ren kita, ayo masuk aku akan membangunkan suamiku dulu " katanya

Ren masuk dan duduk di kursi terdekat .

Bibi miko masuk ke dalam kamar dan keluar dengan suaminya yang masih setengah tidur, ditarik paksa oleh bibi miko.

" emm, ren dimana ren, miko apakah ren disini ". Kata paman hideki dengan mata sipit masih mengantuk menengok ke kiri dan kanan.

" paman hideki aku disini " kata ren datar.

" hah, oh kenapa kau duduk disitu, ayo pindah . Itu kursi rusak yang ingin ku perbaiki " kata paman hideki melihat ren duduk diam di kursi dekat pintu.

Ren melirik ke bawah kursi dan melihat kaki pada kursi hanya 3 dan satu patah.

Ren mengerutkan kening melihatnya , wajahnya menyiratkan ' hampir saja ' kira -kira.

" ugh aku tidak tau itu kursi rusak, ren maaf , ayo cepat pindah" . Kata bibi miko

Ren berdiri dan mengeluarkan sesuatu dari kantong peralatan ninjanya yang dibeli klon di kota.

" tidak perlu , aku akan langsung pergi, ini ada sedikit uang untuk desa".

Ren mengeluarkan gulungan segel dan meletakkannya di kursinya membuat isyarat tangan dan gulungannya terbuka , dan uang muncul di atas kursi.

"Mungkin sekitar satu juta ryo lebih , kau bisa menggunakannya untuk desa. Dan mengambil beberapa untuk kebutuhannmu dan berikan pada yuki juga untuknya membeli baju atau kebutuhannya" kata ren pada paman hideki .

Kepala desa adalah ayah yuki. Dan ren akrab dengan mereka karena dari kecil kepala desa selalu baik padanya dan membantunya.

"Astaga,, "x2

Keduanya terkejut, jumlah uang yang mereka lihat jumlahnya banyak untuk mereka yang hanya orang desa miskin .

Sebagai desa kecil Saat musim panen , warga desa bisa menjual beberapa hasil panen dan mendapatkan beberapa ribu ryo, dan paling banyak 10ribu ryo.

"Jangan di tolak, ini uang yang kuhasilkan dengan memburu ninja penjahat. Bukan uang hasil merampok " kata ren dengan wajah tidak peduli dengan keterkejutan mereka.

Ren berjalan keluar pintu dan pergi , kedua orang tua yuki terdiam dan saling memandang lalu terkekeh tidak berdaya.

" itulah kata ren , aku akan menggunakannya untuk desa , dan beberapa untuk yuki " kata hideki pada istrinya.

Di bawah pohon tempat ren biasa duduk.

Ren duduk di kursi panjang seperti kursi di pantai, dan diam sambil membaca beberapa buku yang dibawa para klon saat pulang menjalankan misi.

Lalu terdengar suara mendesing tidak jauh dari ren , dan 4 orang muncul beberapa meter dari ren.

Satu orang dewasa dan 3 anak- anak sekitar umur 13 tahun . Ren melirik dan melihat pakaian mereka, dan tau itu adalah shinobi.

Lelaki dewasa itu memakai ikat kepala berlambang konoha, berompi hijau. Wajahnya terlihat santai . Dan 3 bocah di sekitarnya 2 laki- laki dan satu perempuan memakai ikat kepala yang sama.

' 1 jonin, 1 genin dengan chakra sebesar chunin , dan dua lainnya genin biasa'. Pikir ren dalam hati sambil meliriknya, lalu seakan tidak peduli dia kembali membaca buku.

"Hei nak , apa kau tau rumah kepala desa mu? Kami ninja konoha ingin berbicara sebentar dengannya" . Kata si jonin dengan nada ramah.

" masuk saja ke desa dan kau akan bertemu dengannya " kata ren dingin tanpa sambil membaca buku tidak peduli dengan apa pun.

" hei bocah ada apa denganmu, bicaralah yang sopan dan lihat kesini" kata seorang genin laki-laki konoha .

Ren tetap diam tidak menanggapi.

" kau!! ... "

" yudo , jangan gegabah." . Kata seorang gadis genin.

"Haha , , anak yang menarik , yah hanya ada beberapa rumah di desamu mungkin kami memang akan mudah menemukan kepala desa mu." Kata jonin sambil menepuk kepala yudo dengan santai, menenangkannya.

" hmpp " yudo mendengus tidak senang dengan anak yang acuh tak acuh di depan mereka.

" baiklah , yudo, akari , hizashi ayo kita pergi" kata jonin konoha itu sambil bergerak pergi .

Ren mengerutkan kening dan melirik kearah mereka yang pergi kedesa.

' hizashi,,, Apakah itu hyuga hizashi waktu kecil? Ayahnya neji ' pikir ren . Sebenarnya dia melihat genin hyuga bermata putih itu, tetapi dia tidak peduli dengan hyuga ataupun uchiha.

Tetapi setelah tau itu salah satu karakter yang dia kenal di anime naruto , dia menjadi tertarik.

More Chapters