Cherreads

Chapter 4 - Bab.4 inikah kekuatan rinnegan??

Bab. 4 inikah kekuatan rinnegan??

"Itu,,,, itu setumpuk uang di dalam lemari di kamar lantai 2. Dan jumlahnya sangat banyak , mungkin sekitar puluhan juta ryo " kata hizashi tegang.

Endo, akari, dan yudo kaget dengan penemuan hizashi ternyata itu.

"Apa?? " yudo tak sadar berteriak kaget.

"Yudo pelankan suaramu!!" Tegas jonin endo sambil memijat pelipisnya kesal pada kelakuan yudo.

" hizashi apakah itu benar-benar uang atau kertas label peledak? " tanya endo pelan..

" sensei, aku yakin itu kertas uang. Dari bentuk besarnya serta pola gambarnya, kemungkinan tumpukan pecahan 1000 ryo." Kata hizashi yakin.

"Baiklah, ayo kita kembali dulu . Nanti sore kita kembali menyelidiki diam-diam " perintah endo pada 3 anggota tim geninnya.

"Baik sensei 3x" mereka menjawab serempak.

Setelah shinobi konoha pergi , sesosok anak kecil muncul melayang di udara ditempat mereka berdikusi tadi.

Lalu menghilang dengan kepulan asap.

Endo merasakan sesuatu dan menengok berbalik , dan tidak menemukan apapun disana.

"Hizashi gunakan byakuganmu lagi disekitar tempat kita bersembunyi tadi " kata endo pada hizashi setelah berhenti melompat di pepohonan.

" baik sensei", ,kata hizashi saat berhenti juga .

Byakugan!!"

Gumam hizashi dalam hati dan dia mengaktifkan byakugan , dan urat di pinggir dahinya menonjol saat mengamati sekitar area mereka bersembunyi tadi dan ratusan meter disekitarnya.

"Sensei tidak ada siapapun disana dan jarak 1 kilo meter disekitar hutan " kata hizashi bingung.

" hmm mungkin perasaan ku saja, ayo pergi " kata jonin endo sambil menggaruk rambutnya .

Ren masih duduk di kursi dibawah pohon bersandar sambil membaca bukunya, lalu informasi dari klon muncul dalam pikirannya.

Ren berhenti sebentar , lalu melanjutkan membaca lagi. Seakan tidak peduli.

Dengan kekuatan rinnegan biru 6 tomoe yang hampir menyamai rinne sharingan 9 tomoe kaguya , ren tidak takut apapun.

Kaguya punya rinne sharingan 9 tomoe, tapi hanya 1 di dahinya.

Sedangkan rinnegan ren meski hanya 6 tomoe tapi 2 mata. Bahkan sasuke hanya punya satu rinnegan ungu 6 tomoe.

Itu perhitungan ren dari segi kekuatan dojutsu nya, ditambah tubuhnya yang sudah berevolusi menjadi separuh otsutsuki.

Dia bisa merasakan kekuatan yang sangat besar pada tubuhnya serta mata nya.

Lalu beberapa menit kemudian muncul 4 orang di sebelah ren, mereka adalah endo dan tim 3.

"Hei bocah ketemu lagi" kata yudo melihat ren masih bersandar dikursinya .

Ren tidak peduli dan tidak menjawab, dan hanya melanjutkan kegiatan bersantainya.

"Hei ,, apa kau mendengarku" teriak yudo pada ren yang acuh tak acuh.

" yudo cukup" kata akari kesal dengan yudo yang selalu ceroboh dan suka berteriak.

" yudo jangan ganggu orang lain, ini bukan desa kita " kata hizashi dengan wajah tidak senang.

" haha, baiklah semuanya ayo duduk istirahat sebentar sebelum kita pergi " kata endo menenangkan anggota timnya.

Beberapa menit berlalu hingga 30 menit kemudian, sambil mengobrol santai anggota tim 3 melirik sedikit ke arah ren.

Begitu pula endo, dari pertemuan pertama mereka dia merasa ada yang aneh pada bocah ini.

Tidak seperti anak-anak di desa kecil kebanyakan, yang pakaiannya seadanya atau bahkan lusuh, kurus kering, gampang takut, dan ciri-ciri lainnya.

Penampilan ren serta sifatnya sangat jauh berbeda dengan anak- anak desa kecil yang sering ditemui endo.

Lalu setelah hening sebentar, endo memutuskan mengajak ren bicara.

" kalau boleh aku tau siapa nama mu? , aku sarutobi endo shinobi konoha " kata endo ramah .

•.•.....

Tidak ada jawaban dari Ren , dan yudo yang melihat itu kembali meledak lagi..

" uhhh, bukankah bocah ini sudah sangat tidak sopan. Apakah semua warga desa disini benar-benar tidak suka orang asing " ejek yudo pada ren.

°,°.........

Yudo juga tidak dihiraukan ,dan suara jangkrik pun tak terdengar .

"Jika boleh tau apakah kau tau siapa pemilik rumah besar di desamu " tanya akari pelan dan ramah sambil berharap mendapat jawaban.

' langsung ke intinya ya' , pikir ren dalam hati, berbeda dengan anggota timnya yang lain yang berusaha seperti mengakrabkan diri dengan maksud tersembunyi.

" dari mana kalian mendapatkan informasi rumah itu" kata ren melirik ke arah mereka.

"Oh, akhirnya bicara juga kau-' yudo belum menyelesaikan perkataannya tetapi dipotong oleh endo.

" kami mendapatkan informasi ini dari desa, dan untuk detailnya sendiri aku kurang tau . Tugasku sebagai jonin hanya menjalankan misi yang diberikan " jawab jonin endo dengan yakin.

Setelah endo menjawab, suasana hening kembali . Satu menit kemudian setelah menunggu , endo mendapat balasan dari ren.

" jika hanya itu , maka tidak berguna untukku " kata ren dingin seperti biasa sambil membaca bukunya.

" itu saja??? Kukira kau akan memberikan kami informasi juga , sialan " kata yudo kesal pada bocah aneh itu.

" ugh ,, ini," hizashi merasa menjadi seorang bawahan yang dicemooh atasan karena tidak membawa berita bagus.

Endo dan akari juga menjadi canggung mendengar jawaban ren setelah menunggu lama jawaban darinya.

" baiklah , apa yang kau butuhkan untuk informasi pemilik rumah itu ?" Kata endo serius melupakan jawaban ren tadi.

Suasana kembali hening setelah endo bertanya.

Endo dan timnya kembali menunggu dengan tangan terkepal, dan urat di dahi mereka menojol seperti mengaktifkan byakugan, karena sangat kesal.

1 menit , 2 menit... saat yudo sudah tidak sanggup lagi dan ingin berdiri mengumpat , terdengar suara dari ren menjawab.

"samppaikan pesanku pada pemimpin desa kalian tanpa mengurangi atau menambahkan pesan yang akan kusebutkan , dan aku akan memberi tahu informasi nya " kata ren santai.

Ren menutup bukunya, lalu mengambil buku baru tentang latar dan budaya 5 negara besar shinobi.

°.°..4x

Keempatnya terdiam,, mendengar jawaban positif dari ren yang berniat memberikan informasi, yudo tercengang dan tersenyum lebar lalu duduk kembali.

" ehem,, ehm, baiklah apa pesanmu pada hokage -sama " kata endo sedikit bingung , hanya seorang bocah di desa kecil , apa urusannya dengan seorang hokage konoha pikir endo tidak penting.

" aku serius " kata ren melirik ke arah endo dengan wajar tanpa ekspresi, seolah membaca pikiran endo.

"Sampaikan pada hokage kalian, bersikaplah tegas dan jangan pernah bimbang, berpihaklah selalu pada desa dan rakyat mu , bukan kepentingan pribadi. Dan jangan terlalu berharap bantuan seseorang ber mata 1" . Kata ren dingin sambil menatap endo.

" hah ini,, " endo bingung dengan pesan yang dikatan ren.

" aku sudah mencatatnya "kata akari sambil menutup gulungan nya setelah menulis.

Hizashi dan yudo juga bingung dengan pesan ren, apakah dia menggurui seorang hokage?? Pikir mereka, lalu akari sejak kapan mencatat pesan itu ?.

" aku akan mendengar informasinya dulu, tergantung seberapa penting informasi yang kau berikan " kata endo .

Endo agak kesal dengan isi pesan itu , apakah bocah ini ingin menggurui kepala klan sarutobinya sekaligus seorang hokage nya? .

" baiklah penghuni rumah itu adalah aku " jawab ren santai..

-.-.........

Mereka terdiam kembali , apakah bocah ini bermain- main dengan mereka. Apakah dia tidak takut terbunuh oleh shinobi yang marah ..

Siapa yang percaya seorang bocah kecil memunculkan rumah besar dalam satu malam, bahkan dia tidak memiliki chakra di tubuhnya. Saat endo dan timnya agak kesal menyangka ren hanya berbohong dan mempermainkan mereka, ren meletakkan bukunya.

Lalu ren duduk dengan posisi menghadap mereka, lalu matanya berubah menjadi rinnegan , warna biru dengan 6 tomoe menyala dimatanya , seketika chakra yang sangat besar membuat endo dan timnya tertekan dan tidak bisa bergerak.

' apa,, apa itu.. ini gila ' pikir endo dalam hati , tubuhnya tidak bisa bergerak dan tekanan yang dirasakannya bahkan lebih kuat dari monster berekor.

Ren sengaja memperlihatkan kekuatan rinnegannya dan memberikan sedikit tekanan pada tim 3 , dan tekanan sedang pada endo.

Lalu ren mengontrol kembali kekuatan matanya , dan tekanan yang dirasakan endo dan timnya hilang .

Seketika mereka duduk gemetar, yudo terengah- engah tangannya gemetar tubuhnya seakan lemas.

Hizashi dan akari sama, hanya endo yang sedikit gemetar dan setelah kembali menenangkan diri , dia pun rilex kembali.

' mata itu seperti dalam legenda mata rikudo sennin, kuat,, sangat kuat' pikir endo.

' seperti yang diharapkan dari jonin berpengalaman yang sudah menghadapi pertarungan hidup dan mati, bisa kembali tenang setelah beberapa saat ' pikir ren menatap endo yang berkeringat dan wajah nya yang memucat.

" namaku Ren itulah informasi untukmu, sampaikan pesanku tadi. Sekarang kalian boleh pergi " ren berkata dengan santai lalu menonaktifkan rinnegannya dan kembali membaca buku.

More Chapters