Cherreads

Chapter 6 - Bab 6. Informasi tingkat S.

Bab 6. Informasi tingkat S.

3 hari setelah ren terbang di perbatasan negeri api dan negeri hujan.

Di desa konoha, di gedung hokage di dalam aula khusus untuk rapat para shinobi konoha.

Sandaime hokage ke 3 hiruzen sarutobi di kursi utama sedang berpikir diam, dan di samping meja besar , duduk para kepala klan dari setiap klan di konoha dan banyak jonin konoha lainnya .

" sunagakure berani secara diam-diam memperluas wilayahnya , kita tidak bisa membiarkan amegakure menjadi milik mereka" danzo mencibir.

" ninja yang kita kirim ke amegakure sudah beberapa kali bentrok dengan ninja suna, dan iwa.

"iwagakure menyatakan perang pada konoha , kita harus bersiap segera dan memobilisasi ninja desa ke perbatasan" tambah homura mitokado selaku tetua desa bersama danzo dan koharu utatane.

" benar , kita tidak bisa mengelak dari situasi ini. Untuk para kepala klan di harapkan mempersiapkan para jonin untuk memimpin para ninja untuk gelombang pertama pengiriman ke medan perang " kata koharu utatane.

"Amegakure akan menjadi Medan perang kali ini , dan juga perbatasan kusagakure dan iwagakure"sambung homura mitokado.

" baiklah, untuk para kepala klan dan para jonin kita apakah ada yang ingin disampaikan " kata hiruzen sebagai pemimpin rapat khusus perencanaan perang.

"Kami akan menyiapkan para ninja klan. Dan untuk penempatan siap ditempatkan dimanapun " kata kepala klan uchiha syoma uchiha, ayah fugaku uchiha.

Di ikuti anggukan semua kepala klan.

" untuk departmen medis, saya akan memimpin dan meminta tambahan personil dukungan , karena ini diperkirakan akan menjadi perang yang meluas" kata tsunade dengan suara lantang. Saat ini dia masih muda dan belum meninggalkan konoha.

"Baiklah disetujui, urus dengan koharu tentang masalah itu. Jika tidak ada lagi, maka rapat ini di-" belum selesai hiruzen berbicara ,terdengar ketukan di pintu .

Tok tok tok ..

"Informasi penting dari Tim 3 dibawah asuhan sarutobi endo ingin melapor" kata seorang anbu dari balik pintu ruang rapat.

"Hmm, apakah misi infiltrasi di desa kecil itu sudah selesai " pikir hiruzen lalu melirik ke danzo dan mereka mengangguk.

" masuk" perintah danzo , para pemimpin klan dan para jonin tidak tau tentang misi tim 3 , mereka penasaran dan tetap diam menunggu.

Pintu dibuka oleh seorang anbu, mempersilahkan endo sarutobi masuk.

" maaf mengganggu rapat , kami memperoleh informasi penting dan harus disampaikan langsung pada hokage- sama" kata endo kaget melihat semua jonin, kepala klan dan lara tetua berkumpul memenuhi ruang aula rapat.

" hm, baiklah bicara " kata hokage ketiga penasaran , terutama ini hanya misi peringkat C yang menurutnya tidak terlalu penting.

Dibawah tatapan penasaran semua orang di ruangan endo meneguk ludah , dan menatap ke hokage lalu berbicara.

"Maaf hokage-sama , apakah boleh menyampaikan langsung disini?" Kata endo bingung terutama tentang informasi yang sangat penting ini baginya. Tentang rinnegan.

"Jangan buang waktu, kau sudah diperintahkan bicara" balas danzo dengan wajah muram sebelum hiruzen menjawab.

"Ya bicaralah kata hokage ketiga" .merasa waktu terbuang percuma hanya untuk misi peringkat c.

" baiklah hokage-sama, tentang misi kemunculan rumah besar tiba-tiba dalam semalam, di sebuah desa kecil di negeri beruang. Kami berhasil mendapatkan informasi detailnya". Endo berbicara dengan lugas dan melanjutkan.

" kayu rumah besar itu meninggalkan jejak chakra yang kuat, diperkirakan dibuat dengan ninjutsu khusus, meski warga desa diam tidak mau bicara, kami berhasil mendapatkan informasi dari seorang anak kecil di desa itu yang ingin melakukan penukaran untuk informasi itu".

"Informasi yang didapatkan penukaran itu adalah ternyata Anak kecil itu yang berumur sekitar 8-10 tahun adalah pemilik rumah itu". Endo diam sebentar sebelum melanjutkan , tetapi dipotong oleh danzo.

" apa, kau percaya begitu saja pada seorang bocah kecil tentang itu? Memalukan" jawab danzo kesal dengan informasi semacam ini yang dianggap penting.

" danzo tahan, endo lanjutkan saja" hokage ketiga tetap mendengarkan bersama semua orang dengan tatapan bingung.

" saya juga tidak percaya pada awalnya, dan setelah anak itu menunjukkan kekuatannya saya baru percaya . Anak itu memiliki dojutsu mata rinnegan seperti legenda sage enam jalan rikudou sennin" kata endo dengan keringat di dahinya masih teringat dengan tekanan mengerikan yang di alaminya.

" apa !!!!!" . Hiruzen berdiri berteriak terkaget, begitu pula dengan semua orang yang mendengarkan.

Para kepala klan dan para jonin tercengang dengan informasi itu, danzo berdiri dan seperti ingin mengatakan sesuatu, tetapi tidak bersuara karena hiruzen sudah berteriak lebih dulu.

" Rinnegan,, mata sang sage rikudou sennin" beberapa dari para jonin berbicara tanpa sadar.

Hiruzen menatap endo yang berkeringan deras, lalu melirik danzo dan tetua desa. Lalu menenangkan diri dan berkata :

" endo kau sudah mengkonfirmasi informasi ini, apakah itu benar-benar rinnegan?" Hokage ketiga hiruzen masih seakan tidak percaya pada perkataan endo.

" ya saya yakin hokage- sama. Matanya beriak seperti yang didengar dalam cerita legenda dan mitos-mitos lainnya.

tetapi ada enam tomoe pada matanya dan matanya bersinar dengan warna biru " kata endo mengingat mata legenda yang telah dia saksikan.

Lalu endo menambahkan " anak itu bernama Ren , dia menunjukkan rinnegannya di depan saya dan anggota tim 3. Tekanan kuat yang saya rasakan saat itu seperti dari monster berekor yang pernah saya temui di perang shinobi pertama dulu " tambah endo kepada hokage.

" Rinnegan ya,, heruzen ini tidak bisa dibiarkan informasi ini harus dirahasiakan dengan tingkat S , dan kita harus menanggapi rinnegan ini dengan serius . Kalau perlu anggota root ku bersedia pergi langsung " kata danzo dengan serius, keserakahan terpancar dimatanya pada sebuah rinnegan legendaris .

Orochimaru juga menjilat lidahnya tertarik dengan informasi rinnegan, meskipun saat ini dia masih belum melakukan penelitian terlarang. Informasi ini sungguh sangat menarik baginya.

" danzo jangan gegabah, Masalah ini memang harus ditanggapi serius . Tetapi juga kita harus berhati-hati untuk tidak melakukan sesuatu yang gegabah " kata hiruzen memahami maksud danzo dan keinginannya.

" tunggu sebentar " kepala klan uchiha syoma uchiha berkata dengan suara tegas lalu melanjutkan.

"Apakah kau tau detail kemampuan Rinnegan anak itu ? " katanya penasaran dibandingkan sharingan dan mangekyo sharingan mereka, rinnegan adalah dojutsu terkuat di dunia shinobi ini berdasarkan legenda.

" kami tidak tahu banyak detailnya, selain saat dia memberikan tekanan pada kami hingga kami tidak bisa bergerak. Ada pula informasi dari desa kunci bahwa saat mereka menyelidiki rumah besar itu, mereka pingsan terkena genjutsu mengerikan yang kuat, dan tersadar kembali dalam 2 jam di pinggir desa kunci" kata endo dengan serius.

Lalu dia menambahkan analisisnya.

" menurut saya ada kemungkinan mereka di transfer dengan jutsu ruang waktu , karena jarak dari desa kecil itu ke hoshigakure memakan waktu seharian penuh dengan perjalanan cepat" . Endo menyelesaikan analisisnya dan menunggu tanggapan.

" jutsu teleportasi ruang waktu!!" Beberapa joni tanpa sadar berbicara kaget dengan informasi tingkat tinggi ini.

" hmm, ya kemungkinannya tinggi" kata hiruzen menanggapi.

" lalu, kau bilang mendapatkan informasi dari anak itu dengan syarat pertukaran,

Apa yang dia inginkan dengan informasi dirinya itu " kata tsunade menyadarkan semua orang dengan hal penting itu yang mereka lupakan.

" apakah dia menginginkan sesuatu yang merugikan konoha ?". Tanya danzo menambahkan dengan wajah serius.

" ya, apa pertukarannya " hiruzen tegang menunggu jawaban.

" itu,, dia ingin kami menyampaikan pesan pada hokage- sama langsung tanpa mengurangi atau menambahkan dalam pesan yang dia katakan" kata endo.

" pesan?? Apakah hanya itu ?, apakah pesannya berupa ancaman? " danzo kembali menanggapi bahkan sebelum hiruzen berbicara.

Lalu endo mengeluarkan sebuah gulungan berisi pesan dari Ren yang ditulis oleh akari. Mendekati hokage ketiga dan menyerahkan langsung padanya.

Heruzen mumbuka gulungan itu dalam diam, keheningan menyelimuti semua orang penasaran apa isi pesan itu.

More Chapters