Malam itu kami beralih tujuh datang ke penampungan dan di penjara di bandara selama 3 hari
Lalu kami bertemu seseorang yang menjemput kami dan kami malam-malam ada di asrama
Kami pun absen dan memperkenalkan diri sebagai sarjana ,diploma dan sekolah menengah kejuruan
Ninda : " Masuk yuk, capek banget, kita masa dipenjarakan sih "
Gahani:" Bukan dipenjara kok cuma seneng-seneeng "
Dwi :" Diatas sudah disediakan sayur -mayur untuk makan, dan ayam, tepung "
Lil :" Yuk kita masak trus tidur nyenyak "
Jessy :" Yaudah ayo kita masak"
Kami melakukan pengulangan aktifitas, membaca, belajar dan memasak selama 1-2 bulan lamanya
Kemudian kepresidenan punya pengawal DPR yang memilih pembantu cantik
Salah satu bertujuh yang terpilih lil dan fatma
Direktur:" Lil dan fatma Jangan gilain orang, kamu sama -sama cantik kebetulan disini wanita semua "
"Siap laksanakan"
Pembagian tugas pun dilakukan
Lil : bagian makan 🍴🍱 , mencuci baju sendiri, mencuci baju 👶👶🍼karena hukuman lil yang selalu ngedot susu sampai usia 11 tahun
Fatma : bagian memberikan cinta kesemua orang
Lalu karena lil manja akhirnya dipulangkan selama 8 hari, dy hanya membantu memasakkan yang enak - enak bersama jessy di asrama
Fatma sangatt cantik ✨ terlihat dia pendiam saat melihat lil pulang ke asrama bersama 5 orang lainnya
DPR bilang fatma tidak akan pulang selama 2 tahun lebih
Lalu di sana terlihat pegawai supir yang tampan membelikan coklat kepada lil dan dimakan diwaktu bersamaan entah berapa pcs wkwkwkkwkkwkw
Itu coklat asli Dubai yang dibeli langsung baba-baba
Dia diam dan direktur bilang
Kokoh: "fatma kamu ngapain jadi koordinator mending lil sama fatma dirumah aja, lil yang bantu kamu "
Lil:" Dian diajak gak koh? "
Fatma :" Iya masa gak diajak sih"
Kokoh :" Mboy sama YOLA juga kerja di perusahaan mau kerjasama bareng? "
Iya lil siap ngebantu kok
Dian:" Kokoh ajarin kita dugem ya"
Yola:" Yoi"
Tapi minum jus atau susu iya dari pada diasrama cwek semua aneh ya?
Ajak yang lain juga kerja ditempat kita
Lalu kami mengadakan pertemuan sambil membicarakan bisnis 💼📝💰
Di Dubai sedang ada bencana entah itu berita hoax atau tidak
Kami pun berkabar keluarga disana silaturahmi bersama 👫
"Awwwwwhhh...." Nisa meringis kesakitan. Namun, dalam hatinya sangat bersyukur saat tubuh kecil itu selamat. Maniknya tertuju pada bagian yang terasa sakit. Kaos kaki yang semula berwarna putih kini berubah warna menjadi merah. Kaki Nisa terluka. Hanya saja untuk Nisa, yang penting anak kecil itu tak ada cidera di tubuhnya.
"Astaghfirullahal'adziim!" teriak seorang lelaki. Lelaki itu menghampiri.
"Sayang, kamu tidak apa-apa?" tanya lelaki itu pada anak yang telah Nisa tolong. Mungkin lelaki itu Ayah dari anak yang menggemaskan itu.
"Enggak Abi, tapi Tante--"
"Astaghfirullahal'adziim, kaki Adek berdarah." Wajah lelaki itu terlihat cukup panik.
"Hey! Kamu!"
"Lihat Pak, R-i-r-i-n, Ririn!" ucap sahabat Nisa seraya menunjuk di bagian atas bajunya.
"Iya, tolong angkat Adek ini!"
"Astaghfirullahal'adziim, Pak, sahabat saya diapain? Kenapa kakinya berdarah begini! Bapak harus bertanggung jawab!" Wajah Ririn memerah melihat sahabatnya.
"Pak, saya perempuan! Saya enggak bisa angkat Nisa sendirian," jelas Ririn.
"Saya lelaki, saya enggak bisa gendong dia."harusnya lelaki yang gendong perempuan, ih gimana sih
Lil, nisa, dan Ririn serta kokoh cerita kalo mereka meninggalkan lil sendirian 😔 kokoh pun menghubungi dian,, dan B pun menjemput lil
